Tag Archives: Kesaksian

Kesaksian Marlon – Solo (SOH Lanjutan)

Kesaksian Linawati – Jakarta (Back to the womb)

Kesaksian Korif R. Hamenda – Sulawesi Utara

Kesaksian Rio – Lumajang (SOH Lanjutan)

Kesaksian Hery Setyo Adi – Bandung (SOH Fasilitator)

Kesaksian Silvia – Solo (SOH Lanjutan)

Testimoni Peserta SOH Pelatihan Dasar Jogja 22-26 Maret 2010

Ibu Rubiah :

Ada banyak pertanyaan dalam diri saya, “kenapa saya begini, mengapa saya begitu?”  Di kota tempat saya berasal saya mencoba untuk mencari dan mendatangi lembaga-lembaga yang bergerak dalam bidang pemulihan, namun tidak mendapatkan jawaban.  Saya sangat percaya seperti disampaikan para pengajar bahwa ada waktu dan cara Tuhan, dan keyakinan saya SOH inilah cara dan waktu Tuhan bagi saya.

Kerinduan untuk mengalami pemulihan muncul sejak ada SOH pertama di Purwokerto, namun saya hanya menunggu hingga hari ini, sesudah beberapa tahun harus menunggu.  Seperti seorang yang sakit yang datang ke dokter, semua diperiksa dan bagian-bagian yang sakit mulai diobati satu per satu. Tanda Tanya-tanda Tanya yang saya miliki sudah mulai terjawab di sini dan saya sangat bersyukur.

Yesus Mengasihi Anak Kecil

Siang itu kami bercerita asyik sekali tentang pengalaman salah seorang alumni School Healing yang sedang mempraktekan pelayanan pemulihan dengan seorang anak berusia 9 th.

Orang tersebut dan ibu dari anak ini berteman baik.  Beliau bercerita kalau beberapa hari anaknya tidak bisa tidur, sering mengigau dan merasa ketakutan ditinggalkan ibunya. Kebetulan si ibu sendiri pernah mengikuti SOH juga. jadi mereka berdua mencoba mempraktekan pelayanan kepada anak ini. Awalnya mereka curiga kalau ada sesuatu pada masa kandungan kemudian pelayanan back to the womb di lakukan. Proses demi proses dilakukan dan samapai selesai tidak menemukan sesuatu yang mengarah pada trauma tersebut.

Tiba-tiba si ibu teringat semasa setelah lahir anak tersebut sempat di pisahkan dalam waktu semalam. namun waktu pelayanan di lakukan, tidak ada reaksi apa-apa. kemudian mereka terus melanjutkan pelayanan dengan doa, mereka berdiam diri dan minta Tuhan menunjukan sesuatu. tidak jarak berapa lama si anak bercerita ” tadi waktu berdoa, aku liat aku sedang merangkak, waktu aku lari datang ke mamah, mamah malah jalan mundur, terus di belakang mamah ada garis dan suasananya waktu itu rame sekali”, si ibu tiba-tiba teringat waktu anak tersebut sedang belajar merangkak, ibu itu mengikut sertakan anak tersebut untuk mengikuti lomba bayi merangkak.
Setelah itu mereka langsung melayani trauma anak tersebut dan ajaib Tuhan Yesus menyembuhkan trauma tersebut. setelah beberapa hati anak itu sudah dapat tidur nyenyak dan tidak merasa takut di tinggalkan ibunya lagi.  Puji Tuhan… Tuhan Yesus memulihkan anak kecil juga.

Sumber : Ibu Linda (GBI Rumah Pujian).

Kesaksian: Aku dipulihkan, dan aku mau memulihkan…

Sejak aku, mami dan adikku ikut SOH, Puji Tuhan ternyata Ia membuka jalan setelah kami dipulihkan. Kami diubahkan dengan cara dan waktu Tuhan, sehingga selangkah demi selangkah, kami mendapat jawaban dari pergumulan kami masing-masing dan diberkati.Banyak hal yang bisa kukerjakan dengan pengalaman aku ikut SOH untuk menolong dan menjadi berkat buat teman-temanku yang sedang mengalami masalah di dalam keluarga, baik keluargaku sendiri, teman kantor, teman sepelayanan dan kelompok sharing.

Kalau aku dapat dipulihkan,aku rindu juga untuk memulihkan yang lain, maka dari itu aku memberikan diri untuk mengambil bagian dalam kepanitiaan SOH.  Ternyata setelah aku ikut rapat dengan Pak Heru-komandan tim Jakarta- beberapa waktu yang lalu, diinformasikan bahwa pelayanan SOH saat ini sangat berkembang. Perlunya sebuah keluarga untuk dipulihkan semakin dipahami oleh banyak orang adalah suatu hal yang penting. Aku bukan siapa-siapa, tetapi kalau memang ini visi dari Tuhan untuk aku kerjakan dalam mengembangkan karuniaNya, aku hanya mau taat saja. Biarlah Tuhan melihat kerinduanku untuk dapat memulihkan seluruh keluargaku.

Tina, Jakarta
School Of Healing Reguler Pelatihan Dasar

Harapan dalam Yesus

Sore ini kami sangat bersukacita ketika salah seorang fasilitator Duta Pembaharuan yang berada di Samarinda, Bapak Yafet, menelepon Bapak Paul  dan menceritakan tentang kemajuan salah seorang alumni SOH Samarinda.

Bapak Yafet menceritakan bahwa sebelum Amos-demikian nama pemuda ini- mengikuti School Of Healing, ia seperti seorang yang benar-benar ‘blank’, tidak punya semangat hidup dan kurang bisa berkomunikasi dengan baik. Setelah mengikuti rangkaian pengajaran dan pelayanan dalam SOH, ada kemajuan yang sangat besar. Saat ini dia sudah bisa berkomunikasi dengan baik, bisa menolong menjaga toko, dan memiliki harapan hidup.