Tag Archives: kebahagiaan

Time to Share : Kebahagiaan

 

Materi Time To Share dengan tema  Kebahagiaan :

  1. Kebahagiaan di awal tahun |  Unduh
  2. Mengembangkan kebahagiaan dalam keluarga | Unduh

Untuk mengunduh silahkan klik link unduh diatas.  Semua materi dalam format pdf.

Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati :)

Kebahagiaan #2. Mengembangkan kebahagiaan dalam keluarga

“Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu!”  (Mazmur 128:1-3)

Keluarga yang berbahagia adalah sebuah kebahagiaan yang semua anggota keluarganya menikmati sukacita, damai sejahtera, rasa aman, saling menyenangkan satu dengan yang lain.  Firman Tuhan menegaskan bahwa kebahagiaan keluarga tidak ditentukan oleh nilai-nilai materi misalnya harta, jabatan, popularitas, gelar akademis. Banyak keluarga mengejar hal itu karena berpikir bahwa materi dapat membuat kebahagiaan keluarga. Materi memang menunjang tetapi tidak menentukan, bahkan seringkali jika kita tidak bisa menangani, materi malah akan merusak. Jadi yang terpenting dalam rumah tangga adalah kasih dan damai sejahtera (Ams.15:17; 17:1). Kebahagiaan keluarga dirasakan oleh semua anggota keluarga.

Ada beberapa point dari Mazmur 128:1-3, yaitu :

  •  Keluarga yang takut akan Tuhan, dimana setiap anggota keluarga melandaskannya dengan setiap firman Tuhan dalam kehidupannya.
  •  Keluarga yang menikmati setiap hasil kerjanya baik itu hasil pekerjaan, hasil sawah dan ladangnya maupun berkati-berkat yang diberikan Tuhan.
  • Keluarga yang menikmati kelimpahan. “Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu”
  • Keluaga yang memiliki anak-anak seperti tunas pohon zaitun. “anak-anakmu seperti tunas pohon zatun sekeliling mejamu!”. Pohon zaitun adalah pohon yang kuat dan kokoh dalam iman karena telah melihat teladan yang baik dari kedua orangtuanya dalam melakukan firman Tuhan.

Dampak positif dari Keluarga Berbahagia?

Kebahagiaan itu menular, ketika seorang ayah sedang bahagia ia akan memberikan kehangatan, keramahan dan kebahagiaan seisi rumahnya. Ketika seorang ibu sedih, ia sedang menularkan kedukaan seisi rumahnya. Untuk itu ada beberapa dampak yang positif yang didapatkan dalam keluarga bahagian.

  • Keluarga yang memandang positif diantara anggota keluarga, saling menguatkan ketika masing-masing memiliki kelemahan.
  • Kebahagiaan akan memancar dalam hubungan sosial dengan masyarakat sekitar
  • Dalam suatu keluarga akan dapat menjadi terang bagi orang-orang di sekeliling kita. Adakah kita, sebagai ayah atau ibu bagi anak-anak kita, memberikan contoh dan teladan yang baik bagi anak-anak kita?
  • Kebahagiaan akan memperkecil pertengkaran
  • Kebahagiaan akan mengikis emosi negatif (kemarahan, ketakutan)
  • Kebahagiaan akan membuat anggota keluarga bersemangat untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya.
  • Kebahagiaan menghasilkan banyak ide
  • Kebahagiaan mengusir jauh-jauh keluhan seseorang
  • Kebahagiaan adalah menular; Mazmur  25:13  Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

Hal-Hal Yang Menghalangi Keluarga Untuk Berbahagia

Keluarga disfungsi adalah keluarga yang paling sering tidak dapat merasakan kebahagiaan. Dimana fungsi-fungsi itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sikap-sikap yang membuat kebahagiaan hilang adalah :

  • Kemarahan
  • Kecemasan/kegelisahan
  • Kekwatiran
  • Stress, depresi
  • Putus asa

Seringkali keluarga disfungsi akan menurunkan keluarga disfungsi.

Apa yang sering kali membuat disfungsi :

  • Komunikasi; banyak keluarga yang tidak dapat memfungsikan komunikasi secara benar, banyak unsur komunikasi mengandung kemarahan, manipulasi dan kendali.
  • Peran, ada anggota keluarga yang tidak dapat melakukan peran yang semestinya, ayah yang mencukupkan kebutuhan, ibu yang menjadi managerial rumah tangga.
  • Pengalaman dan luka-luka

Adanya kejadian/pengalaman traumatis yang melukai diantara anggota keluarga, misalnya suami-istri, anak-orangtua.

Firman Tuhan Tentang Keluarga Bahagia

  • Proverbs 3:17-18  Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.  18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.
  • Proverbs 8:34-35  Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.  35 Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.
  • Proverbs 28:14  Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.

Membangun Kebahagiaan dalam Keluarga

Kebahagiaan keluarga berarti terciptanya sebuah hubungan yang sehat dan harmonis, dimana terjalin sebuah kebersamaan, tanggungjawab dan saling membutuhkan dan menghormati antara anggota keluarga, sehingga suasana yang nyaman dan damai mewarnai kehidupan sehari-hari dari keluarga tersebut.

Perlu menyelesaikan apabila ada hal-hal yang menghambat untuk mencapai kebahagiaan itu.

  • Memperbaiki komunikasi yang telah rusak dimana cenderung saling menyakiti
  • Membuka kembali mesbah keluarga yang mungkin sudah lama tidak terjadi

 

Kebahagiaan #1. Kebahagiaan di awal tahun

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif yang menggairahkan dan memberi semangat yang dapat dirasakan setiap orang. Lukas 11:28  Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

Kebahagian ini berarti :

  •  Tinggal tenang
  • Pasrah dan berserah
  • Melihat kedepan dengan rasa cukup, puas dan dalam perlindungan
  •  Dapat mempercayai Tuhan
  • Ada ketaatan yang mengalir

Kebahagiaan diperoleh dari bagaimana kita menyikapi hidup yang kita terima setiap waktu mulai bangun pagi hingga kembali beristirahat tidur untuk kemudian kembali menyongsong pagi. Selalu mensyukuri apa yang diberikan Tuhan hari ini, dan bukannya selalu merasa kurang dengan apa yang dimiliki.

Mengapa Perlu Berbahagia?

Yesaya  3:10  Katakanlah berbahagia orang benar! Sebab mereka akan memakan hasil pekerjaannya.

  • Kebahagian membuat orang bersemangat
  • Kebahagiaan menjadikan orang bersyukur
  • Kebahagiaan menghasilkan banyak ide
  • Kebahagiaan mengusir jauh-jauh keluhan seseorang
  • Kebahagiaan adalah pilihan
  • Kebahagiaan adalah menular; Mazmur  25:13  Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

Hal-Hal Yang Menghalangi Orang Untuk Berbahagia

Kebahagiaan adalah sebuah pilihan setiap orang. Dan sering kali bagi sebagian orang kebahagiaan itu sendiri adalah hal yang subjektif. Ada orang yang merasa bahagia ketika mereka punya uang banyak, punya jabatan tinggi, punya banyak teman, punya anak, punya istri, suami, dan sebagainya. Kebahagiaan juga tidak tergantung pada sesuatu hal yang terjadi di sekitar kita. Misalnya ada orang yang sering kali berkata jika anda tetap tinggal di tempat anda akan menderita lalu orang mulai mencari kebahagiaan dengan pergi ketempat lain, merantau, menjadi TKI/TKW. Hal yang paling menghalangi seseorang untuk bahagia adalah pemikiran yang keliru dari kita sendiri. Sebagai contoh : pemikiran tentang seseorang atau sesuatu yang membuat anda bahagia. Mungkin anda merasakan keceriaan dari seseorang atau sesuatu tersebut, tetapi kebahagiaan tersebut sebetulnya adalah semu dan sementara. Ketika anda tidak bersama seseorang atau sesuatu tersebut, keceriaan itu akan pergi juga bersamanya. Penghalang itu adalah :

  • Sikap seseorang yang mendasarkan sumber kebahagiaan (kebendaan)
  • Sikap seseorang yang menjadikan orang lain bahagia
  • Sikap seseorang yang mendasarkan atas situasi yang membuat bahagia

Frans Minirth menunjukkan beberapa sikap hati yang menghalangi kebahagiaan adalah :

  • Kemarahan
  • Kecemasan/kegelisahan
  • Kekwatiran
  • Stress, depresi
  • Putus asa

Dari pengalaman pelayanan kami kebahagiaan ada dalam kebutuhan manusia dimana kebutuhan itu dipengaruhi oleh :

  •  Diturunkan oleh orang tua Ada orang tua yang dalam hidupnya jarang mengekpresikan kebahagiaan kepada anggota keluarga yang lain. Mereka selalu mengutamakan kebutuhan-kebutuhan fisik sehingga sibuk bekerja supaya kecukupan dalam hal fisik dan seringkali mengabaikan kebutuhan batin.
  •  Pengalaman dan luka-luka Munculnya luka-luka seperti yang disampaikan Frans Minirth menunjukkan adanya banyak kejadian/pengalaman yang melukai seseorang dan tidak terselesaikan dengan benar.

Firman Tuhan Tentang Bahagia

-          Proverbs 3:17-18  Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.  18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

-          Proverbs 8:34-35  Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.  35Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.

-          Proverbs 28:14  Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.

Membangun Kebahagiaan Diawal Tahun

James 1:25  Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. Maka kita perlu belajar dari nasehat Tuhan di Matius 5:3-11 supaya kita menikmati kebahagiaan yang dari Tuhan dalam hidup kita. (Baca Matthew 5:3-11)

Langkah-Langkah Praktis Menikmati Kebahagiaan

  1. Akui dihadapan Tuhan perasaan yang menghalangi untuk menikmati kebahagiaan.
  2. Bertanya kepada Tuhan :
  • Kalau ada luka, apa yang menyebabkan?
  • Kalau ada orang yang perlu diampuni, ya ampunilah.
  • Kalau ada sikap yang salah atau berdosa, bertobat

3.  Memilih untuk berbahagia

  Kesimpulan: Berbahagialah diawal tahun ini karena ini tahun rahmat Tuhan yang akan terus menyertai langkah kehidupan kita dan memberkati kita, tersenyum di awal tahun dan dalam perjalanan waktu-waktu yang akan datang.

“Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tapi tak ada kebahagiaan tanpa tindakan.” ~ Benjamin Disraeli ~