Tag Archives: Broadcast

KEJUJURAN #2. Jujur pada diri Sendiri

Amsal 3:6 Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. Hiduplah apa adanya tidak munafik dan penuh kepura-puraan. Sering kali kita mengalami suatu situasi untuk tampail ada adanya tanpa dibuat-buat. Contoh: orang-orang yang sering menyembunyikan perasaannya karena mungkin untuk menyukakan orang lain atau supaya orang lain tidak tahu keadaan yang sebenarnya. Orang-orang seperti ini tidak jujur dengan dirinya sendiri.

Amy Carmichael, salah seorang misionaris di India mengatakan: Apakah semua karakter dan jalan yang tidak terlihat siapapun sama benarnya dengan apa yang dapat dilihat oleh siapa saja? Apakah kita memang benar sepenuhnya dan tampil apa adanya?

KEJUJURAN #1. Jujur pada saat terpojok

Proverbs 20:11
Anak-anakpun sudah dapat dikenal dari pada perbuatannya, apakah bersih dan jujur kelakuannya.
Tidak mudah buat kita untuk berkata jujur pada saat situasi kita sedang terpojok. Sering kali banyak hal yang menghalangi seseorang untuk bersikap jujur pada situasi seperti ini. Supaya tidak tertolak atau orang tidak memandang rendah atau karena takut disakiti merupakan alasan-alasan seseorang untuk bersikap tidak jujur. Kejujuran dapat menjadi daya tawar ketika situasi tidak menguntungkan seseorang. Karakter jujur sangat penting untuk dimiliki semua orang karena menyangkut integritas dan kepercayaan.

  • Mengapa harus Jujur

    Jujur merupakan sikap pribadi dan dapat diekspresikan dengan kata-kata atau sikap yang mencerminkan keadaan yang sebenarnya.

    Seseorang dengan sikap jujur akan dapat terhindar dari masalah-masalah:

    • Kesalahpahaman
    • Menghindar konflik emosional
    • Menghindari kemungkinan menyakiti perasaan orang lain
    • Menghindari membuang waktu percuma

    Pada saat seseorang mengalami terpojok, berlaku jujur itu tidak mudah. Ada rasa malu, takut, marah atau gengsi. Tapi, energi besar yang diperlukan untuk jujur hanya sesaat.

RASA BERSALAH 2# Bebas dari Rasa Bersalah yang Benar

Rasa bersalah yang benar adalah ketika kita melakukan sesuatu yang tidak benar/dosa/melukai orang lain dan kita mau menyadari dan membereskan. Dosa yang seharusnya segera dipotong, tetapi malah dibiarkan dan menjalar keseluruh bagian kehidupan seseorang. Misalnya, seseorang merasa bersalah karena telah berbohong karena takut tidak diterima dan setelah kejadian itu ia menyadari kesalahannya telah berbohong, dan mengakui kesalahannya dg jalan minta ampun kepada Tuhan, meminta maaf kepada orang tersebut.

  • Latar Belakang

Rasa bersalah = Guilt dalam bahasa Inggris. Rasa bersalah yang timbul karena melakukan pelanggaran/dosa, karena merasa telah menyakiti seseorang yang dikasihi (suami, istri, anak-anak atau teman akrab). Hal lainnya bisa juga timbul, karena telah melanggar norma dan asusila.

Rasa bersalah dapat memunculkan reaksi-reaksi yang sangat luas dan komplek, misalnya dapat menimbulkan:

  • Rasa malu
  • Ketakutan
  • Putus asa
  • Cemas
  • Kesepian
  • Depresi
  • Bunuh diri (Yudas)

Jangan menyimpan rasa salah yang seharusnya perlu kita bereskan di hadapan Allah orang lain dan juga diri sendiri supaya tidak mengakibatkan reaksi-reaksi yang lebih komplek.

Bertanggung jawab #2 Menjadi Suami yang Bertanggung Jawab

Akhir-akhir ini kita sering mendengar atau menemukan suami yang begitu mudah melempar tanggung jawab, dan melihat istrinya menjadi korban dari apa yang seharusnya ia lakukan. Misalnya suami yang membiarkan istrinya melakukan semua tanggung jawab pekerjaan rumah tangga dan ia merasa itu bukan tugasnya. Suami lebih memikirkan untuk kewajiban memenuhi secara materi, dan mengesampingkan kebutuhan tentang kasih dan perhatian.

  • Apa Tugas dan tanggung jawab Suami?

Suami yang bertanggung jawab adalah ketika ia tahu dan melakukan apa yang Allah harapkan. Dan tahu apa yang istrinya harapkan. Firman Tuhan menyatakan tugas utama suami di dalam Efesus 5:25
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya. Tugas dan tanggung jawab yang mulia seorang suami untuk mengasihi istrinya.

Bertanggung jawab #1 Menjadi Pribadi yang Bertanggung Jawab

Ada orang begitu mudah melempar tanggung jawab, dan melihat orang lain menjadi korban dari apa yang seharusnya ia lakukan.

  • Mengapa kita perlu bertanggung jawab

Tanggung jawab adalah tahu dan melakukan apa yang Allah harapkan dan apa yang orang lain harapkan dari saya. Tanggung jawab adalah sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang dinamakan hak. Jika kita melalaikan tanggung jawab, maka kualitas dari diri kita mungkin akan rendah. Untuk itu, tanggung jawab adalah suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan, karena tanggung jawab menyangkut orang lain dan terlebih diri kita.


RASA BERSALAH 1# Bebas dari Rasa Tertuduh

RASA BERSALAH 1# Bebas dari Rasa Tertuduh
Bagaimana jika kita melakukan sesuatu yang salah dan kita dikejar perasaan tertuduh? Atau, bagaimana jika kita melihat orang lain, atau bahkan diri kita sendiri bergumul dengan perasaan tertuduh walaupun sebenarnya kita tidak bersalah? Bagaimana kita bisa membedakan bahwa kita sedang memiliki perasaan bersalah yang benar, atau jangan-jangan kita sedang terjebak dalam rasa tertuduh yang tidak benar?