SEJATI : Menjaga Kesetiaan Ditengah Kesulitan Hidup

A.Latar Belakang
Kesulitan yang dihadapi sering mengantar orang untuk berbuat apa saja demi keluar dari kesulitan tersebut. Tidak peduli apakah sikap dan tindakan yang diambil tersebut masih bersesuaian dengan karakter, keluhuran hati  yang mulia dan identitas yang dimiliki sebagai anak Tuhan atau justru bertentangan. Demi terbebas dari berbagai persoalan dan permasalahan kehidupan, orang memilih jalan keluarnya sendiri tanpa mendengarkan kata Tuhan. Kita diingatkan bahwa kesetiaan itu harus sampai pada akhir hidup kita. Pdt Eka Darmaputera mengilustrasikan kesetiaan ditengah tantangan dan tawaran dunia itu  begini, “Orang Kristen ibaratnya berada dalam sebuah pertandingan. Dalam pertandingan di babak-babak penyisihan, kita banyak mengalami kemenangan bahkan kemenangan telak. Tetapi ketika masuk pada babak Big Match yang adalah pertarungan hidup mati, kita kalah. Dengan demikian sia-sialah usaha kita sejak awal bila pada akhirnya toh kita dikalahkan”.

B.Tujuan Materi
- Menolong pendengar untuk tetap setia meski sedang ada di tengah kesulitan
- Menolong pendengar untuk yakin akan kesetiaanTuhan  untuk memperhatikan mereka
- Menolong pendengar untuk bertobat dari ketidak setiaan kepada kesetiaan lagi kepada Tuhan Yesus

C. Definisi Kesetiaan Dan Kesulitan Hidup

  • Kesetiaan

Menurut web Arti kata, kesetiaan berarti keteguhan hati; ketaatan (dl persahabatan, perhambaan, dsb); kepatuhan;  Perjanjian Lama menggunakan kata “emunah” yang secara tersurat (harafiah) artinya adalah “kokoh”. Secara figuratif atau kiasan berarti “aman” atau dalam konteks karakter dan moral adalah “loyal” atau “setia” atau “faithfull” (penuh iman). Dalam terjemahan bahasa Inggris lainnya, kesetiaan adalah “steady”, “trully”, “truth”, “fairly”. Tuhan menggambarkan dirinya sebagai sosok yang tidak berubah, tidak tergoyahkan, dan tidak tergoncangkan apapun yang terjadi. Dalam Perjanjian Baru, kata “kesetiaan” memiliki makna yang berbeda. Kata yang dipakai adalah “pistos” atau “trustworthy” (layak dipercaya). Arti lainnya adalah “believe”, “faithfull”, “sure”, “true”.

  • Kesulitan Hidup

Menurut Tesaurus Bahasa Indonesia kata kesulitan sinonim dengan kata-kata:  kepelikan, kerumitan, kesesekan, kesukaran, kesusahan, komplikasi, masalah, penyakit, persoalan, problem, teka-teki.   Menurut Poerwadarminta (1984:37) mengemukakan, ”Arti dari kesulitan adalah kesusahan dan kesukaran.

D. Sumber-sumber Kesulitan Hidup

  • Tekanan dan konflik antar anggota keluarga, suami-stri, anak-anak, orang tua (disfungsi keluarga: keluarga single parent, suami pengangguran; keluarga yang penuh manipulasi dan  kendali, anggota keluarga yang suka membrontak)
  • Tekanan budaya, lingkungan dan pergaulan (pengaruh media informasi, kenakalan remaja, kerawanan lingkungan)
  • Tekanan pekerjaan (tuntutan dan persaingan, pimpinan dan anak buah, ekternal-internal)
  • Tekanan dan tuntutan gaya hidup (hedonisme, glamour, kemewahan, keinginan-keinginan yang tidak realistis)
  • Penyakit yang tidak sembuh-sembuh (penyakit-penyakit menahun, kanker, stroke, kecacatan)
  • Perubahan hidup/masa transisi berkaitan dengan perkembangan tahap-tahap kehidupan (pubertas, paruh baya, manaphouse, lansia)
  • Pengalaman-pengalaman trauma

E. Dampak dari Kesulitan Hidup

  1. Kehilangan sukacita, damai sejahtera dari Tuhan
  2. Memandang negatif, situasi/keadaan, Tuhan, orang lain dan diri sediri.
  3. Kehilangan gairah hidup, burn out, insomnia
  4. Mengabaikan, reaksi regatif, emosi negatif
  5. Hubungan yang rusak dengan orang lain, munculnya konflik-konflik terhadap pasangan hidup, orang lain.
  6. Dapat memunculkan beberapa penyakit psycosomatis.

F. Firman Tuhan Tentang Kesetiaan Dan Kesulitan Hidup
-Rut 1:16-17, “Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, … bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan”
-Wahyu 2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

G. Langkah-langkah Penyelesaian
1.Bersyukur kepada Tuhan
Mensyukuri bahwa kesulitan dan  penderitaan dipakai Tuhan untuk mendewasakan seseorang

2.Menyadari ada kesulitan hidup, mengidentifikasikan masalah dan menyelesaikan. Minta Tuhan menolong, jangan mengandalkan kekuatan sendiri.

3.Mau dan taat kepada apa yang diperintahkan Tuhan

Kesimpulan
Meskipun kesulitan hidup datang silih berganti, marilah kita tetap bersyukur atas janji Allah. Hanya dengan kekuatan dari Tuhanlah kita semua dimampukan menanggung segala sesuatu. Karena itu, “Mengapa engkau tertekan hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, Penolongku dan Allahku” (Mazmur 42:12).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>