Kasih #2. Opini=Valentine bagi orang percaya

Dari laman Wikipedia.org Hari Valentine/Valentine’s Day adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya. Pertamanya sebagai sebuah hari raya agama Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Jadi hari raya ini tidak diasosiasikan dengan cinta yang romantis. Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan simbol kasih-kasang dalam bentuk “valentines”.

Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido bersayap. Sekarang ini bertukaran kartu diperluas berupa bunga mawar dan cokelat. Industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan. Sekarang hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik “Happy Valentine’s”, yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.

Di Indonesia, budaya valentine juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda. Bentuk perayaannya bermacam-macam, mulai dari saling berbagi kasih dengan pasangan, orang tua, orang-orang yang kurang beruntung secara materi, dan mengunjungi panti asuhan di mana mereka sangat membutuhkan kasih sayang dari sesama manusia. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja) terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan valentine.

Valentine sudah menjadi gaya hidup, terutama di kota2 besar.

Opini dari sisi ekonomi : Petani dan penjual bunga mendapat rejeki, perusahaan coklat untung, SPG dapat  uang lembur,  resto2 ramai, Mall-mall ramai  pengunjung, buruh-buruh yg bersangkutan mendapat uang lembur / bonus….

Apakah Valentine bagi orang percaya?

Amsal 17:17  Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Apakah makna kasih sayang dan persahabatan? Tidak ada orang yang mengakui sabagai sahabat apabila tidak ada rasa dikasihi. Persahabatan yang disertai rasa kasih itu akan memiliki makna yang lebih dalam dari pada seorang sahabat yang tidak dapat merasakan saling mengasihi. Misalnya teman kelas, teman pelayanan, teman kerja, teman kampung, semua itu bisa menjadi sahabat yang sering kali bisa tidak disertai dengan mengasihi. Mereka menjadi sahabat karena secara kebetulah satu kelas, satu pelayanan, satu tempat kerja, satu tempat tinggal.

Amsal tadi menegaskan bahwa sahabat yang sejati, sahabat yang benar-benar sahabat akan memberikan kasihnya setiap waktu bahkan dalam kesukaran-kesukarannya. Coba kita mengingat orang-orang yang pernah menolong Anda ketika mengalami kesulitan. Berapa banyak teman kita yang mau menerima keberadaan kita ketika sedang mengalami kesulitan. Atau sebaliknya seberapa banyak orang-orang yang anda mau terima ketika mereka datang untuk kesulitan-kesulitannya. Itulah makna sahabat dan kasih.

Jauh sebelum ada hari Valentine sebagai simbol kasih, teladan Kristus adalah teladan yang istimewa. Allah adalah kasih, itu yang dituliskan dalam Alkitab : “Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.” (1Yohanes 4:16).

Yoh 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Jadi Valentine bagi orang percaya dapat diwujudkan dengan beberapa hal:

  •  Mengingat kembali teladan kasih yang dari Allah di dalam Yesus Kristus dalam peristiwa penebusan (redemption) di kayu salib bagi pengampunan dosa umat-Nya.
  • Mengingat kembali orang-orang yang kita benci untuk kita kasihi sesuai perintah Tuhan “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu.” (Lukas  6:27).
  •  Mengingat kembali dan mensyukuri mereka orang-orang yang telah menolong kita yang dengan rela menerima kita ketika kita mengalami kesukaran.

 

Mengapa orang tidak merayakan valentine?

  • Dianggap produk budaya barat, jadi orang tidak merayakan
  • Belum umum, khususnya yang jauh dari kota besar
  • Hanya untuk mereka yang masih pacaran atau ABG
  • Dianggap perayaan suatu agama tertentu
  • Valentine tidak valentine biasa aja

Firman Tuhan Berbicara tentang Valentine

  • Mark 12:31  Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
  •  1 Yoh 4:16  Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Kesimpulan

Hidup dalam  Kekristenan tanpa kasih adalah sebuah omong kosong. 1 Kor 13:1b  tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.  Mari kita kembangkan hidup yang berdasarkan kasih dan  mengasihi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>