Kebahagiaan #1. Kebahagiaan di awal tahun

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif yang menggairahkan dan memberi semangat yang dapat dirasakan setiap orang. Lukas 11:28  Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

Kebahagian ini berarti :

  •  Tinggal tenang
  • Pasrah dan berserah
  • Melihat kedepan dengan rasa cukup, puas dan dalam perlindungan
  •  Dapat mempercayai Tuhan
  • Ada ketaatan yang mengalir

Kebahagiaan diperoleh dari bagaimana kita menyikapi hidup yang kita terima setiap waktu mulai bangun pagi hingga kembali beristirahat tidur untuk kemudian kembali menyongsong pagi. Selalu mensyukuri apa yang diberikan Tuhan hari ini, dan bukannya selalu merasa kurang dengan apa yang dimiliki.

Mengapa Perlu Berbahagia?

Yesaya  3:10  Katakanlah berbahagia orang benar! Sebab mereka akan memakan hasil pekerjaannya.

  • Kebahagian membuat orang bersemangat
  • Kebahagiaan menjadikan orang bersyukur
  • Kebahagiaan menghasilkan banyak ide
  • Kebahagiaan mengusir jauh-jauh keluhan seseorang
  • Kebahagiaan adalah pilihan
  • Kebahagiaan adalah menular; Mazmur  25:13  Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi.

Hal-Hal Yang Menghalangi Orang Untuk Berbahagia

Kebahagiaan adalah sebuah pilihan setiap orang. Dan sering kali bagi sebagian orang kebahagiaan itu sendiri adalah hal yang subjektif. Ada orang yang merasa bahagia ketika mereka punya uang banyak, punya jabatan tinggi, punya banyak teman, punya anak, punya istri, suami, dan sebagainya. Kebahagiaan juga tidak tergantung pada sesuatu hal yang terjadi di sekitar kita. Misalnya ada orang yang sering kali berkata jika anda tetap tinggal di tempat anda akan menderita lalu orang mulai mencari kebahagiaan dengan pergi ketempat lain, merantau, menjadi TKI/TKW. Hal yang paling menghalangi seseorang untuk bahagia adalah pemikiran yang keliru dari kita sendiri. Sebagai contoh : pemikiran tentang seseorang atau sesuatu yang membuat anda bahagia. Mungkin anda merasakan keceriaan dari seseorang atau sesuatu tersebut, tetapi kebahagiaan tersebut sebetulnya adalah semu dan sementara. Ketika anda tidak bersama seseorang atau sesuatu tersebut, keceriaan itu akan pergi juga bersamanya. Penghalang itu adalah :

  • Sikap seseorang yang mendasarkan sumber kebahagiaan (kebendaan)
  • Sikap seseorang yang menjadikan orang lain bahagia
  • Sikap seseorang yang mendasarkan atas situasi yang membuat bahagia

Frans Minirth menunjukkan beberapa sikap hati yang menghalangi kebahagiaan adalah :

  • Kemarahan
  • Kecemasan/kegelisahan
  • Kekwatiran
  • Stress, depresi
  • Putus asa

Dari pengalaman pelayanan kami kebahagiaan ada dalam kebutuhan manusia dimana kebutuhan itu dipengaruhi oleh :

  •  Diturunkan oleh orang tua Ada orang tua yang dalam hidupnya jarang mengekpresikan kebahagiaan kepada anggota keluarga yang lain. Mereka selalu mengutamakan kebutuhan-kebutuhan fisik sehingga sibuk bekerja supaya kecukupan dalam hal fisik dan seringkali mengabaikan kebutuhan batin.
  •  Pengalaman dan luka-luka Munculnya luka-luka seperti yang disampaikan Frans Minirth menunjukkan adanya banyak kejadian/pengalaman yang melukai seseorang dan tidak terselesaikan dengan benar.

Firman Tuhan Tentang Bahagia

-          Proverbs 3:17-18  Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata-mata.  18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya, siapa yang berpegang padanya akan disebut berbahagia.

-          Proverbs 8:34-35  Berbahagialah orang yang mendengarkan daku, yang setiap hari menunggu pada pintuku, yang menjaga tiang pintu gerbangku.  35Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan akan dia.

-          Proverbs 28:14  Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.

Membangun Kebahagiaan Diawal Tahun

James 1:25  Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya. Maka kita perlu belajar dari nasehat Tuhan di Matius 5:3-11 supaya kita menikmati kebahagiaan yang dari Tuhan dalam hidup kita. (Baca Matthew 5:3-11)

Langkah-Langkah Praktis Menikmati Kebahagiaan

  1. Akui dihadapan Tuhan perasaan yang menghalangi untuk menikmati kebahagiaan.
  2. Bertanya kepada Tuhan :
  • Kalau ada luka, apa yang menyebabkan?
  • Kalau ada orang yang perlu diampuni, ya ampunilah.
  • Kalau ada sikap yang salah atau berdosa, bertobat

3.  Memilih untuk berbahagia

  Kesimpulan: Berbahagialah diawal tahun ini karena ini tahun rahmat Tuhan yang akan terus menyertai langkah kehidupan kita dan memberkati kita, tersenyum di awal tahun dan dalam perjalanan waktu-waktu yang akan datang.

“Tindakan tidak selalu membawa kebahagiaan, tapi tak ada kebahagiaan tanpa tindakan.” ~ Benjamin Disraeli ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>